Rabu, 05 Agustus 2026
DOKUMENTASI OBSERVASI KELAS 1 - SURATMIN - IPA KELAS VIII.3 - ZAT MAKANAN - SENIN, 3 AGUSTUS 2026
Senin, 13 Juli 2026
PANEN DI KEBUN SEKOLAH SEVENTEEN - PROGRAM SEKOLAH HEBAT - BANK INDONESIA
Dari Banjir Menuju
Berkah: Asa yang Berbuah Manis di Kebun Tomat Spensasbel
Oleh: Farah Suci Amaliah
Tim Redaksi Buletin Digital
Seventeen
SMPN 17 Kendari – Halo Sobat Seventeen! Ada kabar gembira dan
penuh haru dari sudut hijau sekolah kita hari ini.
Jika beberapa waktu lalu kita sempat dibuat cemas oleh musim hujan ekstrem hingga banjir yang melanda area sekolah, hari ini lingkungan SMPN 17 Kendari justru diselimuti aura kebahagiaan. Kebun tomat kebanggaan kita, yang sempat berjuang keras untuk bertahan hidup di tengah cuaca buruk, akhirnya resmi menunaikan janjinya. Doa dan kerja keras kita semua terjawab sudah!
Hari ini, saya bersama
rekan-rekan pengurus OSIS menyaksikan langsung momen yang sangat dinantikan: Panen Kedua Kebun Tomat SEVENTEEN!
Senyum Merekah di Antara Tomat yang Merah
Suasana di kebun tomat pagi ini benar-benar hidup. Warna-warni buah tomat yang mulai menguning hingga merah merekah seolah menjadi simbol kemenangan atas perjuangan panjang kita. Ingat betul rasanya bagaimana kawan-kawan OSIS dan warga sekolah tiada hentinya merawat, memupuk asa, dan melangitkan doa agar tanaman-tanaman ini bisa bertahan dan berbuah.
"Bahagia sekali rasanya melihat kerja keras terbayar lunas. Melihat senyum warga sekolah saat memetik tomat-tomat ini adalah momen terbaik hari ini," ujar salah satu mandor dadakan dari pengurus OSIS di sela-sela kesibukan memanen.
Riuh Rendah di Meja
Penimbangan
Setelah semua keranjang penuh dengan buah tomat yang segar, keseruan tidak berhenti di situ. Kegiatan langsung bergeser ke area penimbangan untuk melihat hasil konkret dari jerih payah hari ini.
Bagaimana situasinya? Sangat seru dan penuh antusias!
Rekan-rekan OSIS
dengan sigap dan teliti langsung membagi tugas:
- Tim Penimbang:
Dengan cekatan menaruh tumpukan tomat di atas timbangan.
- Tim Pencatat:
Dengan fokus penuh mencatat setiap gram hasil yang diperoleh hari ini agar
data panen kedua ini terdokumentasi dengan akurat.
Sorak sorai kecil
terdengar setiap kali jarum timbangan menunjukkan angka yang memuaskan. Ini
bukan sekadar angka, Sobat Seventeen, tapi ini adalah bukti nyata dari sebuah
kegigihan.
-------------------------------------------------------------
Besar: Siasati Hama Demi Selamatkan Panen
Perdana
Oleh:
Farah Suci Amaliah Tim
Redaksi Buletin Digital Seventeen
SMPN
17 Kendari – Halo
Sobat Seventeen! Perjuangan tim hijau sekolah kita kembali berlanjut. Setelah
kemarin kita merayakan keberhasilan kebun tomat, hari ini ada cerita perjuangan
yang tak kalah seru sekaligus menantang dari area kebun lombok besar kita.
Menjadi
seorang pekebun emang nggak pernah mudah, Sobat. Kebun lombok besar kebanggaan
kita belakangan ini harus menghadapi ujian berat. Sejak buah lombok mulai
berkembang dan membesar, serangan hama yang tak diundang datang menyerbu.
Namun,
bukan anak-anak SMPN 17 Kendari namanya kalau mudah menyerah!
Langkah Taktis: Panen Dini sebagai Solusi
Melihat
kondisi yang cukup mengkhawatirkan, tim kerja lingkungan sekolah langsung
mengambil tindakan cepat dan taktis. Demi menekan kerugian dan menyelamatkan
hasil yang tersisa, tim memutuskan untuk melakukan pemanenan lebih awal.
Langkah
ini diambil sebagai solusi terbaik agar buah lombok besar yang masih sehat
tidak ikut rusak oleh serangan hama. Dengan sigap, rekan-rekan langsung turun
ke lapangan untuk memilah dan memetik lombok-lombok yang berpotensi
terselamatkan. Kejelian dan kecepatan kerja tim benar-benar diuji dalam situasi
genting ini.
Panen Perdana yang Tetap Disyukuri
Meski
harus berpacu dengan waktu dan serangan hama, kerja keras tim kerja akhirnya
membuahkan hasil nyata. Pada panen perdana yang dilakukan melalui dua
kali proses pemetikan ini, kita berhasil mengumpulkan lebih dari dua
kilogram lombok besar!
Angka
dua kilo lebih ini mungkin terlihat sederhana, tapi bagi kami, ini adalah
simbol kemenangan kecil. Di tengah kepungan hama, setiap ons lombok yang
berhasil diselamatkan adalah bukti kegigihan dan kerja keras rekan-rekan di
lapangan yang tidak mau pasrah begitu saja pada keadaan.
Dari
kebun lombok besar ini, kita belajar bahwa masalah akan selalu ada, tetapi
respons cepat dan kerja sama tim yang solid adalah kunci untuk menemukan
solusi.
Tetap
semangat untuk tim kebun sekolah, dan sampai jumpa di kabar-kabar seru
berikutnya hanya di Buletin Digital Seventeen!
Sabtu, 11 Juli 2026
MPLS Ramah - Topik Aku dan Sekolahku
STRATEGI MPLS RAMAH 2026: "Petualangan Si Udin"
Sasaran: Siswa Baru SMPN 17 KendariKarakter Utama: Edukatif, Kolaboratif, Ramah Anak, dan Menyenangkan
Phase 1: Ice Breaking – "Konsentrasi Apel & Pisang"
Sesi ini bertujuan untuk memecah kekakuan, melatih fokus, dan membangun energi positif di awal kegiatan.
Mekanisme Permainan:
Guru berdiri di depan kelas dan menceritakan sebuah kisah fiktif (misalnya: "Suatu hari, Si Udin pergi ke pasar...").
Aturan Babak 1: Jika guru menyebut kata "Apel", siswa harus Duduk. Jika guru menyebut kata "Pisang", siswa harus Berdiri.
Aturan Babak 2 (Dibalik): Untuk meningkatkan tantangan, aturan dibalik. "Apel" berarti Berdiri, dan "Pisang" berarti Duduk.
Aksi Siswa: Siswa harus menyimak cerita dengan saksama dan melakukan gerakan fisik sesuai kata kunci yang diucapkan guru.
Phase 2: Petualangan Lingkungan Sekolah – "Misi Peta Si Udin"
Siswa diajak mengenal lingkungan SMPN 17 Kendari bukan dengan metode ceramah yang membosankan, melainkan lewat metode treasure hunt (berburu harta karun).
Pembagian Kelompok: Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (beranggotakan 5–7 orang).
Media Peta: Setiap kelompok diberikan selembar "Peta Si Udin"—sebuah peta ilustrasi area SMPN 17 Kendari yang memiliki titik-titik lokasi bernomor (tanpa nama fasilitas).
Mobilisasi Ceria: Kelompok bergerak dari satu titik ke titik lain dipandu oleh pengurus OSIS. Sepanjang perjalanan koridor sekolah, mereka wajib bernyanyi riang (misalnya lagu nasional, lagu daerah Sulawesi Tenggara, atau yel-yel kelompok) untuk menjaga atmosfer tetap ramah dan seru.
Phase 3: Identifikasi & Storytelling Fasilitas Sekolah
Di setiap titik nomor yang dikunjungi, siswa akan mendalami fungsi dari fasilitas tersebut.
Storytelling OSIS & Guru: Di lokasi yang dituju, guru atau pengurus OSIS yang berjaga akan menceritakan kisah singkat atau fun fact terkait tempat tersebut (misalnya: laboratorium IPA, perpustakaan, ruang seni, atau kantin kejujuran).
Lembar Identifikasi: Setelah mendengar cerita, setiap kelompok wajib mengisi lembar kerja mereka: mencatat Nama Fasilitas dan Fungsi Utama fasilitas tersebut berdasarkan nomor yang tertera di Peta Si Udin.
Phase 4: Unjuk Kerja – Presentasi Kelompok
Setelah penjelajahan selesai, seluruh siswa kembali ke ruang kelas untuk mengolah hasil petualangan mereka.
Diskusi Kilat: Kelompok merapikan hasil catatan peta mereka.
Presentasi di Depan Kelas: Dipandu oleh guru, perwakilan kelompok maju ke depan untuk mempresentasikan hasil identifikasi fasilitas SMPN 17 Kendari.
Apresiasi: Guru memberikan apresiasi (bisa berupa tepuk tangan khas atau poin reward) kepada semua kelompok yang berani tampil, tanpa ada penghakiman salah-benar yang kaku.
Phase 5: Penutup – Refleksi & Doa Bersama
Menutup kegiatan hari itu dengan menyentuh sisi emosional dan spiritual siswa agar mereka merasa diterima di sekolah baru.
Refleksi Singkat: Guru mengajak siswa menyampaikan satu kata atau satu kalimat kesan mereka mengikuti petualangan hari ini (contoh: "Seru!", "Asyik!", "Saya tahu letak perpus!"). Guru juga menegaskan bahwa SMPN 17 Kendari adalah rumah yang aman dan ramah untuk mereka belajar.
Doa Bersama: Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dipimpin oleh salah satu siswa atau guru, sebagai rasa syukur atas kelancaran acara.
Catatan Implementasi untuk Panitia: > Pastikan pengurus OSIS yang mendampingi kelompok bersikap persuasif, tidak membentak, dan benar-benar berperan sebagai kakak tingkat yang mengayomi agar esensi "MPLS Ramah" tetap terjaga sepenuhnya.
Paling di Sukai
Paling dicari
-
SISTEM PERNAPASAN MANUSIA Materi 1 : Identifikasi Fungsi bagian organ pernapasan manusia Perhatikanlah gambar berikut Berdasarkan gambar...
-
Contoh Lembar Kerja Siswa Nama : …………………………………….Kelas : ……………Hari/Tanggal : ………………… Tujuan : Mengidentifikasi bahan olahan siap saji dari ...
-
Ikan merupakan sumber daya hayati pereiran yang melimpah di Sulawesi Tenggara. Kekayaan alam perairan ini banyak mengandung protein, miner...


.jpeg)
.jpeg)



.jpeg)

.png)