Kreativitasku - Suhardin

INOVASI PEMBELAJARAN - BERBAGI IDE DAN KREASI - KOKURIKULER - BULETIN SEKOLAH - KARYA ILMIAH

Senin, 13 Juli 2026

PANEN DI KEBUN SEKOLAH SEVENTEEN - PROGRAM SEKOLAH HEBAT - BANK INDONESIA

 


Dari Banjir Menuju Berkah: Asa yang Berbuah Manis di Kebun Tomat Spensasbel

Oleh: Farah Suci Amaliah

Tim Redaksi Buletin Digital Seventeen

 

SMPN 17 Kendari – Halo Sobat Seventeen! Ada kabar gembira dan penuh haru dari sudut hijau sekolah kita hari ini.

Jika beberapa waktu lalu kita sempat dibuat cemas oleh musim hujan ekstrem hingga banjir yang melanda area sekolah, hari ini lingkungan SMPN 17 Kendari justru diselimuti aura kebahagiaan. Kebun tomat kebanggaan kita, yang sempat berjuang keras untuk bertahan hidup di tengah cuaca buruk, akhirnya resmi menunaikan janjinya. Doa dan kerja keras kita semua terjawab sudah!

Hari ini, saya bersama rekan-rekan pengurus OSIS menyaksikan langsung momen yang sangat dinantikan: Panen Kedua Kebun Tomat SEVENTEEN!

Senyum Merekah di Antara Tomat yang Merah

Suasana di kebun tomat pagi ini benar-benar hidup. Warna-warni buah tomat yang mulai menguning hingga merah merekah seolah menjadi simbol kemenangan atas perjuangan panjang kita. Ingat betul rasanya bagaimana kawan-kawan OSIS dan warga sekolah tiada hentinya merawat, memupuk asa, dan melangitkan doa agar tanaman-tanaman ini bisa bertahan dan berbuah.

"Bahagia sekali rasanya melihat kerja keras terbayar lunas. Melihat senyum warga sekolah saat memetik tomat-tomat ini adalah momen terbaik hari ini," ujar salah satu mandor dadakan dari pengurus OSIS di sela-sela kesibukan memanen.

Riuh Rendah di Meja Penimbangan

Setelah semua keranjang penuh dengan buah tomat yang segar, keseruan tidak berhenti di situ. Kegiatan langsung bergeser ke area penimbangan untuk melihat hasil konkret dari jerih payah hari ini.

Bagaimana situasinya? Sangat seru dan penuh antusias!

Rekan-rekan OSIS dengan sigap dan teliti langsung membagi tugas:

  • Tim Penimbang: Dengan cekatan menaruh tumpukan tomat di atas timbangan.
  • Tim Pencatat: Dengan fokus penuh mencatat setiap gram hasil yang diperoleh hari ini agar data panen kedua ini terdokumentasi dengan akurat.

Sorak sorai kecil terdengar setiap kali jarum timbangan menunjukkan angka yang memuaskan. Ini bukan sekadar angka, Sobat Seventeen, tapi ini adalah bukti nyata dari sebuah kegigihan.


-------------------------------------------------------------



Besar: Siasati Hama Demi Selamatkan Panen Perdana

Oleh: Farah Suci Amaliah Tim Redaksi Buletin Digital Seventeen


SMPN 17 Kendari – Halo Sobat Seventeen! Perjuangan tim hijau sekolah kita kembali berlanjut. Setelah kemarin kita merayakan keberhasilan kebun tomat, hari ini ada cerita perjuangan yang tak kalah seru sekaligus menantang dari area kebun lombok besar kita.

Menjadi seorang pekebun emang nggak pernah mudah, Sobat. Kebun lombok besar kebanggaan kita belakangan ini harus menghadapi ujian berat. Sejak buah lombok mulai berkembang dan membesar, serangan hama yang tak diundang datang menyerbu.

Namun, bukan anak-anak SMPN 17 Kendari namanya kalau mudah menyerah!

Langkah Taktis: Panen Dini sebagai Solusi


Melihat kondisi yang cukup mengkhawatirkan, tim kerja lingkungan sekolah langsung mengambil tindakan cepat dan taktis. Demi menekan kerugian dan menyelamatkan hasil yang tersisa, tim memutuskan untuk melakukan pemanenan lebih awal.


Langkah ini diambil sebagai solusi terbaik agar buah lombok besar yang masih sehat tidak ikut rusak oleh serangan hama. Dengan sigap, rekan-rekan langsung turun ke lapangan untuk memilah dan memetik lombok-lombok yang berpotensi terselamatkan. Kejelian dan kecepatan kerja tim benar-benar diuji dalam situasi genting ini.


Panen Perdana yang Tetap Disyukuri

Meski harus berpacu dengan waktu dan serangan hama, kerja keras tim kerja akhirnya membuahkan hasil nyata. Pada panen perdana yang dilakukan melalui dua kali proses pemetikan ini, kita berhasil mengumpulkan lebih dari dua kilogram lombok besar!

Angka dua kilo lebih ini mungkin terlihat sederhana, tapi bagi kami, ini adalah simbol kemenangan kecil. Di tengah kepungan hama, setiap ons lombok yang berhasil diselamatkan adalah bukti kegigihan dan kerja keras rekan-rekan di lapangan yang tidak mau pasrah begitu saja pada keadaan.


Dari kebun lombok besar ini, kita belajar bahwa masalah akan selalu ada, tetapi respons cepat dan kerja sama tim yang solid adalah kunci untuk menemukan solusi.

Tetap semangat untuk tim kebun sekolah, dan sampai jumpa di kabar-kabar seru berikutnya hanya di Buletin Digital Seventeen!


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Paling di Sukai

PANEN DI KEBUN SEKOLAH SEVENTEEN - PROGRAM SEKOLAH HEBAT - BANK INDONESIA

  Dari Banjir Menuju Berkah: Asa yang Berbuah Manis di Kebun Tomat Spensasbel Oleh: Farah Suci Amaliah Tim Redaksi Buletin Digital Seven...

Paling dicari