Minggu, 25 Januari 2026

LKPD - Hambatan pada Rangkaian Listrik Paralel

 


Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA

 

Topik                    : Hambatan pada Rangkaian Paralel

Kelas                     : IX…….

Kelompok             : ____________________

Anggota                : ____________________

Nama Siswa         : ………………………….

 

Tujuan:

Peserta didik dapat menghitung besarnya hambatan pengganti ($R_p$) pada berbagai kombinasi peralatan rumah tangga yang disusun secara paralel.

 

Bagian Misteri Hambatan Listrik Rangkaian Paralel (Rp)

Di rumah Pak Suhardin, terdapat beberapa peralatan listrik yang sering digunakan bersamaan. Karena instalasi rumah menggunakan Rangkaian Paralel, maka setiap alat mendapatkan tegangan yang sama (220V), namun memiliki hambatan (R) yang berbeda-beda.

Daftar Hambatan Alat Listrik:

1.      Lampu Teras (R1) = 440Ω

2.      Televisi (R2) = 220Ω

3.      Kipas Angin (R3) = 110Ω

4.      Rice Cooker (R4) = 44Ω

 

Instruksi: Hitunglah hambatan total (Rp) untuk setiap kombinasi penggunaan alat di bawah ini menggunakan rumus:

1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + ...

 

No

Kasus Penggunaan Alat

Rumus Penghitungan

Hasil Hambatan Total (Rp​)

1

Lampu (440Ω & TV (220Ω) menyala bersama.

1/Rp = 1/440} + 1/220} = 1/440 + 2/440

......... Ω

2

TV (220Ω) & Kipas (110Ω) menyala bersama.

......... Ω

3

Kipas (110Ω) & Rice Cooker (44Ω) menyala bersama.

......... Ω

4

TANTANGAN: Lampu, TV, & Kipas menyala bersama.

......... Ω

 

Pertanyaan analisis

1.      Bandingkan hasil Rp pada No. 1 dengan nilai hambatan lampu (440Ω). Manakah yang lebih kecil?

2.      Berdasarkan data tabel, apa yang terjadi pada nilai Hambatan Total (Rp) jika kita semakin banyak menyalakan peralatan listrik secara bersamaan?

3.      Jika nilai Rp semakin kecil, maka arus listrik (I) yang ditarik dari PLN akan semakin Besar. Apa bahayanya jika kita menyalakan terlalu banyak alat (paralel) secara berlebihan pada kabel yang kecil?

4.      Mengapa Rice Cooker memiliki nilai hambatan (R) yang paling kecil dibandingkan lampu? (Petunjuk: Hubungkan dengan panas yang dihasilkan).

 

Pertanyaan pemantik (kesimpulan)

"Banyak orang mengira menambah alat listrik berarti menambah hambatan. Namun, dalam rangkaian paralel di rumah kita, menambah alat justru menurunkan hambatan total. Mengapa demikian dan apa pengaruhnya terhadap tagihan listrik rumah?"

Kesimpulan: ...................................................................................................................................................... ......................................................................................................................................................


Rabu, 21 Januari 2026

LEMBAR KERJA (LKPD) ENERGI POTENSIAL - IPA SMP KELAS 8

 


Link Video Pembelajaran 

https://youtu.be/yFyaQPKg7OA?si=KYZO8_I2EtKqoyev


Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) IPA

Topik                    : "Kinetik vs Potensial: Duel Energi dalam Kehidupan Sehari-hari"

Kelas                    : VIII (Fase D)

Kelompok            : ____________________

Anggota               : ____________________

 

A. Tujuan Praktikum

1.      Membuktikan pengaruh ketinggian terhadap besarnya Energi Potensial.

2.      Membuktikan pengaruh kecepatan terhadap besarnya Energi Kinetik.

3.      Menganalisis transformasi energi dari posisi diam ke posisi gerak.

B. Alat dan Bahan

1.      Kelereng (sebagai subjek energi).

2.      Papan kayu/Karton tebal (sebagai lintasan/bidang miring).

3.      Botol plastik bekas 600ml (sebagai target/sasaran).

4.      Mistar/Penggaris (untuk mengukur jarak pergeseran botol).

5.      Buku-buku tebal (untuk mengatur ketinggian lintasan).

 

C. Prosedur Kerja

Duel 1: Adu Ketinggian (Energi Potensial)

1.      Susun lintasan miring dengan penyangga 1 buah buku (ketinggian rendah).

2.      Letakkan botol plastik tepat di ujung bawah lintasan.

3.      Lepaskan kelereng dari puncak lintasan tanpa didorong.

4.      Ukur berapa cm botol tersebut bergeser setelah ditabrak kelereng.

5.      Ulangi langkah yang sama dengan menambah penyangga menjadi 3-4 buah buku (ketinggian tinggi).

Duel 2: Adu Kecepatan (Energi Kinetik)

1.      Gunakan lintasan dengan ketinggian tetap (2 buku).

2.      Percobaan A: Lepaskan kelereng secara perlahan (kecepatan rendah). Ukur pergeseran botol.

3.      Percobaan B: Dorong kelereng dengan kuat dari puncak (kecepatan tinggi). Ukur pergeseran botol.

 

D. Tabel Pengamatan

No

Lintasan/ ketinggian (h) dalam cm ke m

Dorongan

(Pelan atau Cepat)

Jarak botol terlempar

Kecepatan

Kelereng (detik)

1

Susunan 6 buku

(………cm) / (…….m)

Pelan/ meluncur

 

 

Cepat / Didorong

 

 

2

Susunan12 buku

(………cm) / (…….m)

Pelan / meluncur

 

 

Cepat / Didorong

 

 

            Catatan : m = 0,4 kg dan g = 9,8 m/s2 


E. Analisa Data

  1. Pada Adu Ketinggian, posisi manakah yang membuat botol bergeser paling jauh? Mengapa demikian jika dikaitkan dengan energi potensial? Jawaban: .......................................................................................................................................
  2. Pada Adu Kecepatan, apa perbedaan hasil antara kelereng yang meluncur alami dengan kelereng yang diberi dorongan? Jawaban: .......................................................................................................................................
  3. Jika kelereng kita ganti dengan batu yang lebih berat namun dilepaskan dari ketinggian yang sama, apakah hasil pergeseran botol akan sama? Jelaskan alasannya! Jawaban: .......................................................................................................................................
  4. Berikan satu contoh kejadian di jalan raya Kota Kendari yang menggambarkan bahwa benda yang bergerak sangat cepat memiliki energi kinetik yang berbahaya! Jawaban: .......................................................................................................................................

 

F. Kesimpulan (Pertanyaan Pemantik)

Setelah melakukan duel energi, coba diskusikan:

1.      "Kapan sebuah benda dikatakan memiliki Energi Potensial yang besar?"

2.      "Apa yang terjadi pada Energi Potensial saat benda mulai meluncur ke bawah?"

3.      "Jadi, apa perbedaan utama antara energi yang dimiliki benda karena posisinya dengan energi karena gerakannya?"

Kesimpulan Kami: ............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................


Paling di Sukai

CARA PRAKTIK ENERGI (EK,EP DAN EM) - "Energi yang Tak Terlihat: Eksperimen Kelereng Penabrak Botol!"

  "Pernahkah kalian bertanya, mengapa sebuah bola yang diam di ketinggian bisa meluncur dengan kekuatan yang begitu besar? Halo, saya S...