Senin, 19 April 2021

LKS PROYEK PENGOLAHAN MAKANAN BERBAHAN SEREALIA, UMBI DAN KACANG-KACANGAN (PRAKARYA KELAS VIII SMP/MTs K13 - SMPN 17 KENDARI - SUHARDIN)

 


NAMA : ……………………………KELAS : …………HARI/TANGGAL : Jumat, 23 April 2021

 

Topik : Proyek Pengolahan Makanan Bersama Keluarga

Tujuan : Membuat testimony sederhana tentang pemanfaatan bahan pangan setengah jadi dari serealia, kacang-kacangan dan umbi menjadi makanan khas wilayah setempat.

 

Materi Singkat

Pemanfaatan bahan pangan setengah jadi dari serealia, kacang-kacangan dan umbi menjadi makanan khas memiliki banyak variasi. Apalagi dalam suasana Bulan Ramadhan.

1.    Serealia merupakan tanaman yang termasuk dalam family rumput-rumputan (Poaceae). Tumbuhan ini memiliki bulir yang dijadikan pahan pangan manusia. Contoh yang paling populer bagi masyarakat Sulawesi Tenggara adalah padi dan jagung. Namun tanaman serealia lainnya berupa gamdum, sorghum, barley, jail dan oats. Jenis makanan khas Sulawesi Tenggara dari bahan pangan ini adalah kambuse, kaposu nosu, kambewe gola, susuru, kue palu, karasi, dokodoko tepung beras, baruasa, lapa-lapa, kalo-kalo, onde-onde dan waje.

2.    Kacang-kacangan memliki banyak bentuk, diantaranya kacang tanah, kacang panjang, kedelai dan kacang hijau. Jenis lainnya yang biasa digunakan sebahai bahan pangan adalah mete dan kenari. Tanaman suku Fabaceae ini umumnya memliki ciri yang khas berupa polong, sehingga disebut tanaman polong-polongan. Kue-kue yang berbahan dasar kacang ini banyak ditemui sebagai makanan cemilan. Kacang goreng di Sulawesi Tenggara biasa menyebutnya Langkosenga.  Adalagi makanan halua kanari, tenteng, keripik mete, kue kacang serta bolu/brownis mete dan kacang.

3.    Umbi merupakan organ tanaman yang mengalami perubahan bentuk sehingga menyimpan cadangan makanan berupa pati. Tanaman berumbi ini dapat berupa umbi akar maupun batang. Jenis pati yang terdapat pada umbi ini juga bervariasi. Penghasil pati dalam umbu dapat ditemui pada kentang, wortel, singkong/ubi kayu, ubi jalar, talas, keladi maupun sagu. Beberapa jenis makanan khas yang dikenal masyarakat Sulawesi Tenggara berbahan umbi ini diantaranya, sinonggi, sako-sako, korket ubi jalar, kasoami, tuli-tuli, kolak ubi kayu/jalar, epu-epu dan kabuto. Makanan lain yang bersifat umum yakni ubi rebus, ubi goreng, panada umbi, onde-onde ubi jalar ungu dan keripik ubi.

 

 

Uraian Proyek (Nilai Keterampilan Pembelajaran Daring di Masa Pendemi Covid-19)

 

-       Lakukanlah pengamatan atau wawancara sederhana. Ajaklah ibu, bibi, kakak, ayah, adik atau keluarga lainnya. Coba amati atau diskusikan tentang makanan berbuka puasa (bagi agama Islam) atau makanan yang pernah dibuat sehari-hari (bagi siswa beragama non Islam) dengan berbahan pangan setengah jadi dari serealia, kacang-kacangan dan umbi.

-       Catatlah nama makanannya, alat dan bahan yang digunakan, komposisi/ukuran bahan pangannya dan cara membuatnya.

-       Tuliskanlah pula kesan positif saat kamu bersama keluarga dalam membuat testimony ini. Tanyakan perasaan orang terdekatmu itu lalu cantumkan di bawah tulisanmu.

-       Buatlah sebuah cerita dalam beberapa paragraph sehingga menjadi bacaan yang menarik.

 

Contoh ceritanya:

 

Kabuto Manis Kelapa Muda Ala Ibuku

Cerita : Suhardin

 

Ajakan ibuku membuat bingung siang itu. Perempuan setengah baya yang aku sayangi, menyebut istilah yang jarang terdengar.

“Hari ini kita akan membuat kabuto. Apakah kamu suka?” Kata Ibu.

“Kabuto?” Tanyaku heran.

“Iya, ayo ikut ibu ke pasar!”

Sepanjang Jalan aku terus bertanya dalam hati. Apakah makanan ini berasal dari jepang? Alasannya, namanya mirip dengan Naruto. Tokoh kartun kesukaanku.

Keherananku bertambah lagi. Ibuku membeli ubi yang telah berjamur. Tanpa berpikir panjang, setelah masuk ke dapur aku mulai bertanya banyak hal.

“Koku bi rusak, ibu beli?”

“Ini bukan ubi rusak, nak.”

Penjelasan ibu Akhirnya mencerahkan pikiranku. Membuat kabuto, ubinya harus dikupas terlebih dahulu lalu direndam beberapa hari. Bila jamur mulai tumbuh pada umbinya, kemudian dijemur hingga kering. Itulah mengapa ubi ini terlihat berjamur. Sebelum diolah, ubinya harus dicuci. Bila perlu direndam dengan air garam secukupnya. Hal ini sesuai selera bagi penikmatnya. Cara memasaknya dengan melalui proses pengkusan. Tentu butuh dandan dan air agar ubi menjadi masak. Jika ingin lebih cepat dicerna, ubinya dapat dipotong menjadi kecil-kecil. Bahkan bisa dibuat seperti bentuk bulir nasi.

Biasanya makanan ini jika matang, disajikan dengan kelapa parut yang masih muda. Agar lebih nikmat, ibuku menambahan cairan kental gula merah. Hanya butuh sebelah kelapa muda parut untuk membuat satu kilogram ubi jamur. Sedangkan seperdua gula merah panaskan dengan wajan dan tambahkan sedikit air. Cairan gula ini digunakan sebagai pemanis kabuto.

Wah! Buka puasaku hari ini sangat unik. Menikmati makanan khas Sulawesi Tenggara berbahan ubi kayu. Akupun sangat senang bisa mengetahui cara membuatnya. Ibuku berkata, makanan pokok itu bukan hanya beras. Umbi tanaman bisa menggantikannya. Ayahku sangat senang sekali menikmati kabuto buatan ibu. Ayahku berpesan pada ibu, agar besok membuat makanan lain yang lebih murah meriah.

 

 

Ayo, buat ceritamu! Lalu kirim Ke WhatsApp Group kelas.

 

 

Selasa, 13 April 2021

LKS Mengidentifikasi berbagai teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking)-Prakarya Kelas VIII Semester II SMP/MTs-Suhardin

 

 LEMBAR KEGIATAN SISWA  ASPEK PENGOLAHAN MAPEL PRAKARYA


NAMA : ……………………………KELAS : …………HARI/TANGGAL : Jumat, 16 April 2021

 

Topik : Teknik Pengolahan Panas Kering (Dry Heat Cooking)

Tujuan : Mengidentifikasi berbagai teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking)

 

Materi Singkat

Teknik yang tepat dalam membuat makanan sangat penting agar sesuai dengan tujuannya. Bahan Pangan Setengah Jadi dari Serealia, Kacang-kacangan dan Umbi dapat diolah dengan teknik pengolahan panas kering (dry heat cooking). Cara ini merupakan  kegiatan mengolah makanan tanpa adanya bantuan bahan dasar cairan untuk proses pematangannya. Sehingga boleh dikatakan, Tekniknya sama sekali tidak menggunakan air untuk mematangkan makanan tersebut. Bahan yang diperlukan berupa menggunakan minyak. Ada beberapa jenis yang dianjurkan yakni minyak zaitun, minyak kanola. Hal terpentingnya, pematangannya dapat mencapai suhunya 18000C.

Terdapat beberapa jenis pengolahan panas kering (dry heat cooking) yakni menggoreng dengan minyak sedikit (shallow frying), menggoreng dengan minyak banyak (deep frying), menumis (sauteing), membakar (grilling), memanggang (baking) dan roasting. Untuk melakukan identifkasi sederhana tentang jenis pengolahan tersebut, jawablah pertanyaan di bawah ini.

 

1.    Penggunaan minyak/lemak yang banyak sehingga merendam bahan dan hasilnya membentuk crispy/kering dikenal dengan istilah …………………. (a). Kerugian dari penggunaan teknik ini adalah ……………………………………….(b). contoh mengolah makanan pengorengan menggunakan minyak banyak adalah ………………(c) dan …………………………(d)

Jawab

a.    ………………………………………………………………………………….

b.    …………………………………………………………………………………

c.    …………………………………………………………………………………

d.    …………………………………………………………………………………

2.     Menggoreng dengan Minyak Sedikit (Shallow frying) memiliki waktu pengorengan ………………(a) dengan bentuk wajan …………..(b). Bahan makanan dibalik sebanyak ……..(c)kali

Jawab

(a)    …………………………………………………………………………………

(b)   …………………………………………………………………………………

(c)    …………………………………………………………………………………

3.    Pembuatan kulit dadar dari bahan tepung terigu menggunakan teknik …………(a) Teknik ini bahan makanannya tidak akan menjadi terlalu matang sehingga kandungan asam amino ……….(b). Akan tetapi akan menghilangkan sedikit …………..dan …………..(c)

Jawab

(a)    …………………………………………………………………………………

(b)   …………………………………………………………………………………

(c)    …………………………………………………………………………………

4.    Manakah ciri khas teknik pengolahan makanan dengan cara menumis (Sauteing) di bawah ini?

(Tulis kembali nomor yang tepat dari pilihan jawaban yang tersedia)

(1)  Bahan yang diolah tenggelam dalam minyak

(2)  Minyak yang dipakai sangat sedikit

(3)  Hanya dibalik sekali

(4)  Diaduk-aduk dengan irisan bahan yang tipis

(5)  Minyak dituangkan setelah wajan panas

Jawaban …………………………………………………………………………………

5.    Manakah pernyataan yang tepat tentang perbedaan baking dan grilling

 

baking

grilling

A

Memakai Teflon

Memakai Oven

B

Tanpa minyak atau air

Menggunakan minyak sedikit

C

Bahan diletakkan diatas perapian langsung

Memanfaat suhu panas yang tinggi

D

Jagung bakar

Membuat roti gandum

Jawab : …………………………………………………………………………………

6.    Pengunaan minyak zaitun atau minyak kanola dalam pengolahan Bahan Pangan Setengah Jadi dari Serealia, Kacang-kacangan dan Umbi  dapat membantu penderita hipertensi karena membantu menurunkan kadar kolesterol berbahaya atau lemak jenuh. (Benar – Salah)

Jawab : …………………………………………………………………………………

7.    Alasan penggunaan wajan yang besar dengan bahan dimasukkan berupa potongan kecil untuk mengindari tumpukan sesak  agar memudahkan saat melakukan tumis serta dapat matang secara merata (Benar – Salah)

Jawab : …………………………………………………………………………………

8.    Memanggang kering digunakan saat membuat produk pastry dan roti sedangkan Memanggang dalam oven dengan menggunakan 2 wadah dipakai untuk makanan yang bersifat puding karamel, hot pudding franfrurt (Benar – Salah)

Jawab : …………………………………………………………………………………

9.    Epu-epu merupakan makanan khas masyarakat Sulawesi Tenggara. Pembuatannya dengan menggunakan bahan dasar 1 kg singkong yang diparut lalu dijepit hingga hancur dan ditiriskan airnya hingga kering. Kemudian dikeringkan hingga menjadi tepung. Bahan ini kemudian disangrai. Tuangkan air hangat kuku hingga merata pada tepung. Campurkan  garam dan tepung terigu secukupnya. Sebagai isi dalam dibuat dari 1 biji kelapa parut yang dicampurkan air,  gula merah dan sedikit garam dan tepung terigu agar menggumpal. Pembuatan inti menggunakan sedikit air yang dicampur di dalam wajan. Inti atau isi dimasukan dalam kulit yang terbuat dari tepung singkong tadi. Setelah siap dilakukan pengorengan dengan minyak yang banyak sehingga matangnya merata. Berdasarkan prosedur tersebut, membuat makanan epu-epu yang matang membutuhkan ….

a.                a. Satu teknik memasak

b.                b. Dua teknik memasak

c.                c. Tiga teknik memasak

d.                d. Empat teknik memasak

        Jawab : …………………………………………………………………………………

10. Perbedaan antara menggoreng, menumis, membakar, memanggang dalam mengolah Bahan Pangan Setengah Jadi dari Serealia, Kacang-kacangan dan Umbi terletak pada ….

a.    Jumlah minyaknya

b.    Ukuran bahannya

c.    Jenis wadah yang dipakai

d.    Kadar gizi bahannya

Jawab : …………………………………………………………………………………




Suhardin, Prakarya Masa Pandemi Covid-19/Perubahan jadwal/Roster per Maret 2021 dari Kepala Lab IPA menjadi guru Mapel), SMPN 17 Kendari.








Jumat, 09 April 2021

Lampiran SK Pemenang Video Pendek Terbaik Pembelajaran SD dan SMP Tingkat Nasional Tahun 2020

 

Lampiran Surat Keputusan Direktur Guru Dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar

Nomor       : 4192/ B4/KP/2020

Tanggal     : 24 November 2020


VIDEO TERBAIK SAYEMBARA VIDEO PENDEK PEMBELAJARAN SD DAN SMP TAHUN 2020

 

NO

NAMA

INSTANSI

JENJANG SEKOLAH DASAR

1

Retmaniar Karima

SD Negeri Sawahjoho 01, Batang, Jawa Tengah

2

Lina Hasnawati

Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

3

Desi Arianto

SD IT Nurul Huda, Kediri, Jawa Timur

4

Dedek Kurniawan

SD Negeri 132409 Tanjungbalai, Sumatera Utara

5

Devy Lorela

SD An-Nisaa’, Tangerang Selatan, Banten

JENJANG SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

1

Suhardin

SMP Negeri 17 Kendari, Sulawesi Tenggara

2

Nuvis Melodiana Fitriyah

SMP Negeri 4 Krui, Pesisir Barat, Lampung

3

Afif Abdillah

SMP Al-Hikmah, Sidoarjo, Surabaya, Jawa Timur

4

Arum Puri Suryandari

SMP Negeri 23 Kota Tangerang, Banten

 

5

 

Yudhia Andika

SMP El-Maarif Boarding School, Pasaman Barat,

Sumatera Barat

 

 

 

Paling di Sukai

CARA PRAKTIK ENERGI (EK,EP DAN EM) - "Energi yang Tak Terlihat: Eksperimen Kelereng Penabrak Botol!"

  "Pernahkah kalian bertanya, mengapa sebuah bola yang diam di ketinggian bisa meluncur dengan kekuatan yang begitu besar? Halo, saya S...