Senin, 08 Februari 2021

LKS Proyek Sederhana Pembelajaran Sains Kelas VIII ( Gangguan Sistim Peredaran Daran Manusia)

 Lampiran 1 Lembar Kerja Sswa

 

Nama   ..............................................kelas .................................Hari/Tanggal : Selasa, 9 Februari 2021

 

Judul    :          Gangguan sistim peredaran darah manusia

Tujuan :           Identifikasi melalui kegiatan literasi baca maupun digital tentang gangguan sistim peredaran darah manusia.

Langkah kegiatan

1.  Carilah informasi melalui media cetak (buku) maupun elektronik (internet/google) tentang gangguan sistim peredaran darah manusia dibawah ini.

a.       Jantung koroner

b.      Varises

c.       Anemia

d.      Hipertensi dan Hipotensi

2.      Apa saja yang ditulis?

Setiap gangguan mencantumkan penyebab, ciri-cirinya dan upaya pencegahan / penanggulangannya.

3.   Setiap tulisan wajib mencantumkan sumber tulisan dan ditulis pada bagian bawah. Formatnya berupa nama penulisnya, tahun, judul tulisan, halaman dan nama penerbitnya. Contoh : Lukman, 2018, Jenis Gangguan Peredaran Darah, halaman 20-34, CV Intan Merdeka-Jakarta.

 

Jika diambil dari jaringan internet / literasi digital dapat ditulis seperti ini

 

             Leukimia

Penyakit leukimia atau biasa disebut kanker darah, penyebabnya adalah tubuh terlalu banyak dalam memproduksi sel darah putih / abnormal. Ciri-ciri penderita leukemia dapat ditandai: merasa demam atau menggigil; merasa lelah berke[anjangan meski telah beristirahat; Berat badan mengalami penurunan drastis. Gejal yang muncul diantaranya; ada bintik merah di kulit; mengamali mimisan; pada tubuh mudah memar; Keringan berlebihan (lebih sering di malam hari); gampang terkena infeksi; pembengkakan kelenjar getah bening sehingga muncul benjolan di leher; organ hati dan limpa membengkak ditandai dengan perut terasa tidak nyaman. Belum ditemukan cara yang efektif dalam mencegah leukemia. Tetapi terdapat beberapa cara menurunkan risikonya antara lain: rutin berolahraga secara teratur, tidak merokok, memakai alat pelindung diri jika bekerja di lingkungan dengan kondisi rentan terpapar bahan kimia, seperti benzene. memeriksakan kesehatan secara rutin agar sejak dini bisa mendeteksi kanker, apalagi jika memiliki riwayat kanker di keluarga. (https://www.alodokter.com/leukemia, 4 Oktober 2019)

Jangan lupa menuliskan sumber tulisan pada bagian bawah. Kutipan boleh lebih dari satu. Diurutkan sesuai urutan bacaan dalam satu teks untuk setipa sub judul.

 

4.    Setiap pekerjaan siswa wajib  ditanda tangani orang tua dan menuliskan dengan tulisannya sendiri tanggapan terhadap tugas ini secara singkat.

 

 

                                                                                                Nama dan Tanda tangan orang tua

 

 

 

                                                                                            (…………………………………)

 

Catatan dari orang tua selama pengerjaan proyek ini …………………………………………………………………………….

Rabu, 27 Januari 2021

BULETIN SEVENTEEN : Keluhmu Menyentuh Hatiku (Kisah Pembelajaran Daring saat Masa Covid-19 Mewabah)

 

                Gambar ini hanya sebuah ilustrasi.

“Maaf pak, aku baru bisa mengumpulkan tugas pengganti ini.” Kata Riko.

 

Wajahnya begitu lusuh tanpa senyuman saat menemuiku. Kedatangannya didampingi oleh seorang lelaki setengah baya. Pakaian mereka jauh dari istilah sederhana. Sandal yang dikenakan pun sudah usang dan berdebu.

 

“Anak ini memang mengalami kesulitan belajar daring, pak.” Jawab Pak Dirman.

 

Dia mengaku berstatus paman dari siswaku itu. Akupun mulai bercakap banyak pagi itu. Keinginantahuanku tentang masalah belajar Riko menjadi hal yang penting.

 

“Anak ini tinggal bersama bapak?”

“Kadang-kadang saja.”

“Lho, kok kadang-kadang? Orang tua anak ini tinggal dimana?”

“Ibunya di kampung, pak.”

“Ayahnya?”

“Sudah lama meninggal. Ketika dia masih berumur empat tahun.”

 

Akupn tersentak kaget. Menebar senyum sambil menatap anak itu menjadi cara menghilangkan kesedihanku.

 

“Anak ini sering berpindah-pindah tinggalnya, pak.” Sambung Pak Dirman.

“Oh begitu. Lantas wali sesungguhnya siapa?”

“Adik saya, namun karena alasan mencari nafkah yang berpindah-pindah menyebabkan anak ini juga berpindah.”

“Kalau boleh aku mengetahui, apa pekerjaan adik bapak itu?”

“Berdagang keliling, pak.”

“Bapak sendiri?”

“Buruh bangunan, pak. Itupun selama Covid-19 ini melanda, sering tidak bekerja.”

 

Kini mulai ada titik terang kesulitan belajar yang dialami Riko. Akupun berbalik menatap anak yang sejak tadi hanya terdiam.

 

“Apa kesulitan yang kamu temui selama belajar daring, nak?”

“Kadang saya tidak bisa on line pak karena tidak memiliki paket data. Kalau sedang membantu berjualan, belajarnya tidak bisa lagi, pak.”

“Saat kamu bisa ikut belajar, apakah materinya susah?”

“Tidak pak.”

“Biasanya jika ikut berdagang, jam berapa pulangnya?”

“Kira-kira jam 10 malam. Jika sempat, saya bisa kirim tugas dari tempat berdagang.”

“Hanphone siapa yang digunakan?”

“Milik paman atau kawan pedagang lain yang punya pulsa.”

“Kamu tidak dapat bantuan pulsa ya?”

“Pernah sekali pak. Tapi karena nomornya berganti-ganti, jadi tidak lagi.”

 

Setelah terdiam sejenak, akupun memberikan tugas pengganti untuk menuntaskan pembelajarannya.

 

Berbeda dengan Linda. Datang ke rumah dengan mobil mewah. Seorang ibu muda mendampinginya. Jika bermobil, tentu stelan pakaiannya tidak biasa. Jarak dua meter, wangi tubuh mereka sudah tercium.

 

“Saya minta maaf atas kelakuan anak saya pak. Kebiasaannya bermain game on line, belajarnya menjadi terabaikan.” Kata Ibu Rina.

 

Raut wajah orang tua Linda itu terlihat sedih. Namun Linda terlihat tenang-tenang saja, bahkan loli pop masih terpasang dalam mulutnya.

 

“Materi pembelajarannya susah nak?” Tanyaku pada Linda.

Namun suaraku sepertinya kurang jelas. Walaupun jarak kami berdua hanya dua meter, dia hanya terdiam dan menatap ke tempat lain.

 

“Linda, gurumu tanya?” Bentak Ibunya.

“Sudalah bu. Mungkin Linda lagi kurang sehat.”

“Tidak kok pak guru. Dia ini baru bangun, tadi malam tidak tau bikin apa. Larut malam baru tidur.” Jawab ibunya.

“Mungkin lagi kerja tugas bu.” Kataku sambil tersenyum.

 

Akupun memberikan tugas pengganti untuk menuntaskan pembelajarannya. Lima bulan belajar daring hanya empat kali hadir dalam ruang virtual.

 

“Tugasnya agak banyak bu, mohon dipantau agar terselesaikan tepat waktu ya?” Pintaku pada ibunya.

“Apakah hanya Linda yang begini pak.” Tanya Ibu Rina.

“Tidak bu. Tadi ada juga Riko. Teman sekelas Linda, datang ke sini.”

“Oh… itu tetangga saya dulu. Waktu  kelas delapan, kayaknya sering tidak ke sekolah. Tapi sekarang tidak tahu lagi tinggal dimana. Mereka sudah pindah.”

“Ibu sering ke rumhanya ya?”

“Tidak pak. Saya kan orang sibuk. Hanya kadang ketemu sesekali saja.”

 

Sungguh pemandangan kehidupan yang berbeda. Dua pelajaran penting yang dapat dipetik dari peristiwa ini. Nikmat Allah terbagi dalam  hidup manusia dengan sisi berbeda. Riko hidup sederhana namun kesusahannya adalah ikhtiarnya untuk selalu berusaha. Linda hidup mewah namun terlena yang membuatnya susah.

 

“Banyak pelajaran yang bisa diambil seorang guru. Nanti kamu temui dalam tugasmu. Kakek sangat bersyukur, akhirnya kamu jadi pengajar. Semoga kelak amal jariah dapat kakek dapatkan pula dari tugasmu.” Begitulah ungkapan kakek semasa hidupnya.

 

Pernah tinggal bersamanya, membuat banyak petuah yang diberikannya. Rupanya menjadi guru tidak mudah namun memiliki banyak banyak manfaatnya.

(Suhardin, Guru IPA SMPN 17 Kendari - Catatan belajar daring 26-01-2021)


 

Rabu, 02 Desember 2020

BULETIN SEVENTEEN : Bagaimana Merancang Video Pembelajaran?

 


Merancang video bagaikan menulis di atas layar.  Ya... Teknik membuat tulisan yang menarik dapat menjadi inspirasi dalam merakit video. 


Seperti ingin menulis cerita,  langkah pembuatan video juga memiliki kemiripan. Tema harus ditentukan terlebih dahulu. Inilah warna dasar dalam konten cerita.  Tujuannya agar isi video tidak bias.


Susunlah skenarionya dengan detail. Alur cerita akan tergambar jelas dalam draf sederhana di atas kertas.  Kegiatan ini akan menentukan objek, alat,  latar lokasi,  alur dan peran tokoh dengan jelas. 


Video pembelajaran sangat dipengaruhi oleh kompetensi dan indikator yang ingin dicapai.  Oleh karena itu,  harus ada analisis mendalam dalam memilahnya agar konten video dapat terarah dan menarik. 


Peninjauan lokasi shuting sangat penting.  Sudut pandang dan pencahayaan alami menjadi penting. Ini menentukan kualitas video yang dihasilkan. Penguasaan teknik pengambilan gambar merupakan faktor lain yang sangat penting dalam proses shuting. 


Percakapan atau pernyataan langsung harus dibuat jika diperlukan. Namun hal ini dapat dilakukan pula dalam pengisian audio secara manual. Kemampuan kamera dan fungsi alat pendukung harus dalam kondisi baik.  Bayangkan, lokasi shuting yang jauh dan waktu ending yang sempit dapat hilang momennya akibat alat yang tidak siap pakai.  Bukan hanya materi,  waktupun akan sia-sia. 


Itulah pentingnya menyusun jadwal yang ketat.  Kapatuhan mengikuti list kerja adalah cara kerja yang disiplin. Pengambilan gambar ini bisa dilakukan sendiri maupun melalui bantuan orang lain.  Fungsi kameramen ini penting untuk menghasilkan ketajaman dan posisi objek yang diinginkan. 


Editing video merupakan pekerjaan yang memakan waktu yang tidak singkat. Pemanfaatan aplikasi yang sesuai dapat membantu mempermudah dalam pembuatannya.  Gunakanlah beberapa aplikasi untuk memberikan konten menarik perhatian penonton.  Power poin,  filmora,  remove bg dan recorder system merupakan contoh yang bisa digunakan. 


Pengunaan animasi,  audio,  editing gambar dan video serta perpindahan slide menjadi faktor penting dalam perakitan.  Pemilihan warna, jenis serta ukuran huruf, teknik pengisian suara dan beground musik harus pula diperhatikan dengan baik. 


Perlu diingat, berhati-hatilah dalam memilih gambar atau musik. Hindari plagiarisme agar konten aman dari penyalahgunaan hak cipta. Gunakan musik diaplikasi editing video yang bersifat free.  Buat gambar atau animasi sendiri.  Jika memungkinkan pakai identitas diri untuk menghindarkan karya sendiri diambil orang lain. 


Refleksi menjadi penting dalam evalusi video yang dibuat. Mintalah beberapa kawan untuk melihat  video pembelajaran yang telah jadi. Masukan maupun usulan menjadi penting untuk memodifikasi video. Tentukan batas umur pengguna dan minta pula tanggapan mereka.  Ini penting untuk mengikuti waktu,  umur maupun trendy yang sesuai jamannya. 


Ukuran dan jenis eksport video harus sesuai dengan tujuan pembuatan  video pembelajaran. Kemudahan akses hingga koneksi yang ringan menjadi pertimbangan dalam memilih kualitas video yang menunjang pembelajaran. 




Paling di Sukai

CARA PRAKTIK ENERGI (EK,EP DAN EM) - "Energi yang Tak Terlihat: Eksperimen Kelereng Penabrak Botol!"

  "Pernahkah kalian bertanya, mengapa sebuah bola yang diam di ketinggian bisa meluncur dengan kekuatan yang begitu besar? Halo, saya S...