PENYEBARAN
TANAMAN
Penyerbukan
merupakan awal kegiatan reproduksi tanaman. Bagaiman cara tanaman melakukan
migrasi? Tentu tidak seperti halnya hewan yang dapat berpindah tempat kapan
saja. Isilah “migrasi” sebenarnya tidak cocok untuk tanaman. Secara sains
dikenal dengan penyebaran tumbuhan. Jenis tanaman tertentu bisa saja tumbuh
diseberang lautan. Jauh dari tempat awal mula ditemukan.
Penyevaran
itu dilakukan melalui biji. Organ tambahan ini tidak semua dimiliki tanaman.
Setelah penyerbukan, tumbuhan Angiospermae akan membentuk biji melalui bakal
buah (ovarium). Apakah tujuan tanaman melakukan penyebaran? Alasanya adalah
kompetisi. Berlomba membentuk individu baru pada kawasan tertentu. Kemampuan
tumbuhan beradaptasi menjadi kunci kelangsungan jenisnya. Setiap jenis tanaman
bukan hanya berlomba penyerapan unsur hara dalam tanah. Ketersediaan air dan
cahaya matahari yang cukup menjadi penyebab lainnya. Mengapa unsur hara, air
dan cahaya berpengaruh terhadap kelangsungan hidupnya? Tentu kalian telah mempelajarinya
pada materi sebelumnya.
Setiap
tanaman memiliki biji yang bersifat khas. Inilah yang menyebabkan teknik
penyebarannya menjadi berbeda. Pengelompokannya berdasarkan perantara
peyebarannya. Tumbuhan ini memebutuhkan unsur alam untuk melakukannya, sehingga
dikenal beberapa istilah dalam penyebaran biji tanaman.
A. Anemokori
Apakah
kalian pernah melihat biji bunga kamboja, kapuk, mahoni atau beberapa jenis alang-alang?
Walaupun biji tanaman tersebut memiliki bentuk yang beragam, namun memiliki
persamaannya. Umunya biji yang terbawa angina memiliki ukuran yang kecil dan
ringan serta bersayap. Struktur tersebut menyebabkan mudah terbawa angin dengan
jarak yang jauh dari induknya. Penyebarannya memanfaatkan tiupan angin yang
kencang. Istilah sains untuk penyebaran biji tanaman melalui angin disebut
anemokori.
B. Hidrokori
Kelapa
dan bakau merupakan contoh tanaman Angiospermae yang bersifat hidrokori. Hidro
berarti air. Artinya tanaman ini penyebaran bijinya melalui perantaraan air.
Biji kedua tanaman ini memiliki rongga maupun lapisan buah yang mudah mengapung
diperairan. Sabut kedap air, lapisan endoderm yang berisi cadangan makanan, air
buah, tempurung dan rongga udara pada buah kelapa mampu menjaga embrio tetap
utuh selama perjalanan. Jenis Propagul rhizophora merupakan bakau yang memiliki buah yang panjang. Buah yang
mengadung biji ini memiliki berat yang berbeda pada kedua ujungnya. Bagian yang
memiliki biji memiliki akan lebih berat. struktur ini akan dapat melayang di
permukaan air. Buah akan tertambat secara alami pada pesisir pantai yang sesuai
untuk tumbuh.
C. Zookori
Banyak
hewan yang membantu peyebaran tanaman. Sesuai dengan jenis hewannya, zookori
dapat dikelompokkan menjadi :
1) Ornitokori
(burung). Ukuran buah yang kecil menjadi alasan burung mengincar pohon beringin,
gersen dan benalu. Biji keras yang terbungkus dalam daging buah yang tidak
tebal menyebabkan dapat tertelan. Biji dapat tumbuh ditempat yang sangat jauh
dari induknya melalui feses burung.
2) Kiropterokori
(kelelawar). Aroma yang khas pada malam hari yang lembab dapat menggugah
kelelawar untuk memakan buah papaya atau jambu biji. Daging yang lunak, tebal
dan manis menjadi incaran hewan ini saat kelaparan. Biji yang kecil pada bagian
dalam daging buah dapat terbawa jauh melalui feses kelelawar maupun sisa
makanannya yang jatuh saat terbang.
3) Entomokori
(serangga). Tumbuhan tembakau dan wijen penyebarannya bijinya melalui serangga
(entomokori). Bukan hanya nekhtar yang disenangi serangga, buah dengan
kandungan gula yang tinggi serta zat vitamin menjadi daya tarik serangga untuk
mendatanginya. Salah satunya semut pada tanaman wijen. Hewan kecil ini akan
membenamkan bijinya pada celah-celah tanah.
4) Mamokori
(mamalia). Kopi luwak sangat terkenal cita rasanya. Tahukah kalian bahwa biji
kopi itu melalui proses pencernaan luwak? Feses yang mengandung biji kopi telah
mengalami proses dalam tubuh hewan ini. Luwak merupakan jenis mamalia.
Mobilisasi luwak dapat membawa biji lebih jauh dari tempat induknya secara
alamiah. Proses penyebaran ini disebut mamokori.
D. Antropokori
Manusia
dapat membantu penyebaran biji tanaman, baik sengaja maupun tidak sengaja.
Seorang pendaki gunung merasa kaget ketika mengamati celana panjang wol dan
sepatunya penuh dengan biji rumput liar. Daya rekatnya sangat kuat karena
memiliki bulu kecil yang tajam. Inilah cara tanaman untuk melakukan perluasan
wilayah pengaruhnya. Terdapat beberapa tanaman budidaya yang ditanam secara
sengaja oleh manusia melalui bijinya. Hal ini dilakukan dengan sengaja untuk
pemenuhan kebutuhan hidupanya.
PERKECAMBAHAN
Bagaimanakah
cara membuat sayur toge? Proses itu, sebenarnya merupakan perkecambahan. Biji
tanaman kacang hijau yang direndaman akan pecah akibat tenakan air yang meresap
ke dalam biji. Biji yang keras sebelum perendamanan dikatakan fase dormansi. Kedaan
tersebut merupakan peristiwa biji tanaman yang mengalami fase istirahat. Secara
alamiah, fase dormansi mengalami perbedaan waktu setiap tanaman. Biji kemiri
yang keras akan membutuhkan waktu lama untuk pelapukannya sehingga dapat tumbuh
menjadi kecambah. Pergantian musim (panas dan hujan) yang panjang dibutuhkan
untuk proses pelapukan sehingga mengakhiri fase tersebut. Berbeda dengan kacang
hijau, hanya butuh semalam perendaman.
Lembar Kerja Sswa
Nama .........................................kelas
............................Hari/Tanggal ....................................
Perkembangbiakan
Tumbuhan dan Hewan (Penyebaran-Perkecambahan Angiospermae)
Tujuan : Mengidentifikasi jenis penyebaran
tanaman Angiospermae dan proses perkecambahan
1. 1. Identifikasilah
hasil pengamatanmu sebelumnya dengan melakukan studi pustaka tentang penyebaran
tanaman angiospermae berikut.
|
No
|
Nama
Tanaman
|
Bagian
yang berhubungan dengan penyerbukan bunga
|
Pembantu
penyerbukan
|
Istilahnya
|
|
1
|
|
|
|
Anemokori
|
|
2
|
Kelapa
atau bakau
|
Hidupnya
di dekat air
Dapat
mengapung di permukaan air
Memiliki
rongga udara pada buah
|
Air
|
Hidrokori
|
|
3
|
|
|
|
Zookori
|
|
4
|
|
|
|
Antropokori
|
2. 2. Hewan
apakah yang menjadi perantara tumbuhan angiospermae dari kelompok
a.
Entomokori
= ……………………………………..contoh tumbuhannya …………
b.
Keripterokori
= ……………………………………contoh tumbuhannya ………..
c.
Ornitokori
= ………………………………………contoh tumbuhannya …………
3. 3. Apakah
perbedaan antara perkecambahan dan dormansi ? ……………………………........
……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………........................................
4. 4. Mengapa
tumbuhan mengalami dormansi? …………………………………………......................
………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..contoh
biji tumbuhan yang mengalami dormansi yang lama ………………….............................
SOAL
1. Manakah
pernyataan yang tepat tentang perkecambahan dan penyebaran di bawah ini …
|
|
Penyebaran
|
Perkecambahan
|
|
a
|
jatuhnya
serbuk sari di kepala putik setelah terjadi penyerbukan
|
terbentuknya
endosperma dan zigot setelah peleburan sel sperma dan ovum
|
|
b
|
terbentuknya
endosperma dan zigot setelah peleburan sel sperma dan ovum
|
jatuhnya
serbuk sari di kepala putik setelah terjadi penyerbukan
|
|
c
|
berakhirnya
masa dormansi pada biji untuk memasuki pertumbuhan
|
berpindahnya
species tanaman yang jauh dari indukya
|
|
d
|
berpindahnya
species tanaman yang jauh dari indukya
|
berakhirnya
masa dormansi pada biji untuk memasuki pertumbuhan
|
2. 2. Jenis
tanaman ini bercirikan Hidupnya didekat air, buah dapat mengapung di permukaan
air serta memiliki rongga udara pada buah. Tanaman ini, proses penyebarannya
bersifat …
a. Antropokori
b. Zookori
c. Hidrokori
d. Anemokori
3. 3. Tanaman
yang cara penyebarannya bersifat antropokori adalah ….
a. Dandelion
dan Rumput Teki
b. Padi
dan Jagung
c. Kelapa
dan Bakau
d. Pepaya
dan Tembakau
4. 4 Salah
satu faktor yang mempengaruhi lamanya waktu dormansi tanaman untuk berkecambah
adalah…
a. Tekstur
dan ketebalan kulit biji
b. Banyaknya
daging buah dan ketingan pohon
c. Banyaknya
buah dan ukuran biji
d. Berat
buah dan tingkat kematangannya
5. 5 Biji
kacang hijau yang direndam dengan air tidak mengalami petumbuhan kecambah
karena…
a. Biji
mengalami pembusukan
b. Biji
mengalami keracunan alami
c. Bijinya
tidak dapat terbelah
d. Bijinya
mengami imbibisi