Senin, 21 September 2020

PERKEMBANGBIAKAN ASEKSUAL ALAMI TUMBUHAN ANGIOSPERMAE

Tumbuhan memiliki kemampuan berkembangbiak dengan cara aseksual. Ada yang bersifat alamiah dan bisa berbentuk buatan. Jika terjadi dari proses akibat kemampuan tanaman yang dipengaruhi oleh kondisi alam, maka disebut aseksual alami. Bantuan manusia menjadi faktor penentu perkembangbiakan tanaman secara buatan. Aseksual atau vegetatif berarti tanpa peleburan sel – sel kelamin jantan dan betina. Tidak kawin menjadi ungkapan lain reproduksi tanaman tersebut.

 Terdapat beberapa cara perkembangbiakan tanaman secara aseksual alami, yakni:

1.      Rhizoma


Kunyit, jahe dan lengkuas merupakan tanaman yang berkembang biak dengan rizoma. Bagian batang tanaman ini terbenan dalam tanah bersama akarnya. Banyak yang menyebutnya sebagai akar, namun cirinya menyerupai batang. Memiliki ruas dan buku. Kalian bisa membedakan antara ruas dan buku? Tunas baru akan muncul pada bagian buku. Inilah yang akan menjadi invidu baru.


2.      Stolon

Coba kalian perhatikan tanaman rumput. Apakah kalian masih menemukannya disekitar rumahmmu? Jika ada tanaman sroberi bisa menjadi obyek pengematanmu. Perhatikanlah batang tanaman tersebut yang tumbuh menjalar dipermukaan tanah. Inilah bagian yang dikenal dengan stolon atau geragih. Apabila tunas pada batang tersebut terpisah dari induknya, akan tumbuh menjadi individu baru.


3.      Umbi lapis


Bawang merah maupun bawang putih menjadi bahan yang terkenal pada bumbu masakan. Apakah kalian tahu, bagaimana kedua tanaman tersebut berkembang biak? Jika bawang dibelah, terlihat lapisan yang banyak sebagai penyusun umbinya. Itulah disebut umbi lapis. Struktur tersebut merupakan bagai helaian daun yang menebal sehingga berdaging dan lunak. Helaian itu akan mengerucut pada bagian bawah sehingga tidak mudah terlepas. Bagian ini disebut cakram. Sebenarnya umbu ini merupakan modifikasi daun dan batang tanaman.


4.      Umbi batang

Kuncup pada kentang menjadi sarana perkembangbiakannya. Kuncup ini biasa disebut mata tunas. Bagian yang terlihat berbeda dengan lekukan dan warna yang agak buram. Umbi kentang ini sebenarnya pembengkakan batang. Berisi cadangan makanan sehingga keberadaannya berfungsi ganda. Pada kondisi alam yang sesuai, mata tunas akan membentuk tunas. Individu baru ini akan memanfaatkan cadangan makanan untuk perkembangan awalnya. Hal yang sama juga terlihat pada tanaman ubi jalar.


5.      Tunas adventif daun

Bagian tepi daun cocor bebek memiliki sel-sel meristem yang senantiasa aktif membelah. Inilah yang menyebabkan daun tanaman ini memiliki tunas. Bagian ini berasal dari kuncup yang memiliki calon organ tanaman. Inilah yang disebut tunas daun adventif.


Sabtu, 19 September 2020

PENYERBUKAN DAN PEMBUAHAN TANAMAN ANGIOSPERMAE

Penyerbukan atau dikenal dengan istilah polinasi merupakan proses yang penting dalam reproduksi tanaman. Hanya tumbuhan yang memiliki bunga yang bisa melakukan proses ini. Walapun tidak semua bunga sampai pada pembuahan akan tetapi sebagain besar akan tiba pada tahap pembuahan. Arti penyerbukan adalah persitiwa jatuhnya serbuk sari di bagian permukaan kepala putik. Tanaman tidak bisa melakukannya sendiri. Bantuan alam memegang peranan penting agar polinasi dapat terjadi.

Terdapat beberapa istilah dalam penyerbukan yakni :

a.       Autogami (sendiri) berarti tanaman yang memiliki bunga jantan dan betina, yang melakukan penyebukannya sendiri. Salah satu contohnya adalah tanaman mangga.

b.      Geitonogami (tetangga) artinya tanaman yang memiliki bunga jantan dan betina terpisah namun masih berada pada satu pohon. Melakukan persilangan pada bunga yang berbeda, tetapi masih pohon yang sama. Contonya pada tanaman jagung.

c.       Alogami (silang) artinya tumbuhannya berbeda namun masih satu jenis. Melakukan penyerbukan dengan cara serbuk sari pada pohon satu akan jatuh pada kepala putik pohon yang lain. Misalnya pada tanaman kamboja.

d.      Hybridogami (bastar) artinya pohon yang berbeda jenis melakukan penyerbukan. Serbuk sari pohon satu akan jatuh pada kepala putik pohon yang berbeda jenisnya. Biasanya akan menghasilkan keturunan baru dengan varietas yang berbeda. Cotohnya pada beberapa varietas jambu biji (ada yang berdaging dalam merah, putih atau merah muda)

Ada perantara yang dapat menyebabkan penyerbukan yakni :

a.      Angin (anemogami). Hembusan angin dapat melepaskan serbuk sari sehingga melayang ke udara untuk tiba di kepala putik tanaman. Ciri tanaman ini tidak memiliki nekhtar, ukuran serbuk sari halus/sangat kecil dan banyak. Agar bisa terbawa angin, tanaman ini memiliki tangkai bunga yang panjang dan kepala sarinya besar. Apakah kalian pernah melihat bunga pada beberapa jenis rumput? Itulah contoh yang bisa teramati dengan jelas.

b.      Hidrogami (Air). Jatuhnya serbuk sari di kepala putik disebabkan oleh air. Beberapa jenis ganggang melakukan penyerbukan dengan cara ini. Kotak serbuk sari akan terbawa air sehingga bisa tiba dikepala putik. Umumnya ada yang terjadi akibat tetesan embun pagi atau air hujan yang menetes.

c.       Antropogami (manusia). Bantuan manusia menjadi model penyerbukan yang unik. Ada yang disengaja misalnya pada bunga salak, ada pula yang tidak disengaja. Ada beberapa serbuk sari yang melekat pada celana atau sepatu saat berjalan dipadang rumput. Bila menyentuk bunga betina saat melangkah, serbuk sari bisa melekat di kepala putik.

d.      Entomogami (serangga). Kupu-kupu, lebah dan beberapa jenis serangga yang menyukai bunga menjadi perentara yang baik untuk peyerbukan. Umumnya bunganya memiliki nekhtar atau madu dan warna mahkotanya mencolok. Bunga belimbing salah satu contohnya.


Pembuahan merupakan langkat selanjutnya setelah terjadi pembuahan. Istilah sainsnya adalah fertilisasi. Pada tumbuhan angospermae dikenal dengan pembuahan ganda. Hal ini terjadi karena pembuahan terjadi dua kali. Pembuahan pertama akibat peleburan inti generative pertema dengan sel telur atau ovum. Hasilnya akan menghasilkan zigot. Bagian ini akan berkembang sebagai embrio setelah proses pembelahan terjadi. Pembuahan kedua antara inti generative kedua dan inti kandung lembaga skunder. Hasil pembuahannya akan menghasilkan endosperma. Bagian ini berperan sebagai cadangan makanan untuk perkembangan embrio.



Paling di Sukai

CARA PRAKTIK ENERGI (EK,EP DAN EM) - "Energi yang Tak Terlihat: Eksperimen Kelereng Penabrak Botol!"

  "Pernahkah kalian bertanya, mengapa sebuah bola yang diam di ketinggian bisa meluncur dengan kekuatan yang begitu besar? Halo, saya S...