Minggu, 06 September 2020

BUNGA LENGKAP DAN BAGIAN-BAGIANNYA


 Bunga lengkap merupakan bunga yang memiliki kelopak dan mahkota (perhiasan bunga) dan putik atau benang sari (alat kelamin). Jika tidak memiliki salah satu hal tersebut, dikatakan bunga tidak lengkap.

Bagian-bagian bunga lengkap adalah :

1. Mahkota (Corolla). 

Merupakan bagian terbesar dari bagian bunga. Umumnya memiliki warna yang menyolok. Tujuannya untuk menarik perhatian serangga dalam proses penyerbukan. Bagian ini merupakan modifikasi daun yang bertugas menjaga alat reproduksi tumbuhan.

2. Kelopak (Calyx)

Merupakan bagian terluar dari bagian bunga. Saat pertumbuhan awal, bagian ini membungkus seluruh bagian bunga. Warnanya beragam, namun umumnya berwarna hijau. Pada beberapa bungan memiliki warna yang sama dengan kelopaknya. Misalnya bunga tanaman belimbing pada gambar diatas. Funsi calyx adalah melindungi mahkota pada saat kuncup maupun ketika mekar. 

3. Benang Sari (Androecium)

Bagian ini berperan sebagai alat reproduksi jantan. Terdapat dua bagian yang dapat teramati dari luar bungan dengan jelas. Kepala sari (anter) merupakan bagian atas dan penopangnya disebut tangkai sari (filamen). Bagian terkecil yang susah teramati adalah serbuk sari (polen). Serbuk ini, jika jatuh di kepala putik akan menyebabkan pembuahan.

4. Putik (Gynoecium)

Putik berperan sebagai alat reproduksi betina. Bagian yang bisa teramati dari luar adalah kepala putik (stigma) yang berperan sebagai pintu masuk serbuk sari dan  tangkai putik (stilus) sebagai penopang kepala putik. Bagian dalam dari putik ini merupakan bakal buah (Ovarium). Bagian ini tidak dapat terlihat dari luar.

Bunga yang memiliki jantan dan betina pada satu pohon disebut bungan banci atau berumah satu. Sedangkan tanaman yang memiliki bunga jantan dan betina yang terpisah dikenal dengan berumah dua. 



Senin, 24 Agustus 2020

LEMBAR KERJA SISWA (LKS) REPRODUKSI TUMBUHAN DAN HEWAN (BAGIAN 1)

 

LKS PEMBELAJARAN IPA KELAS 9 TENTANG REPRODUKSI TUMBUHAN DAN HEWAN (1)

Lampiran 1 Lembar Kerja Siswa

Nama   ..............................................kelas .................................Hari/Tanggal ..........................................

Judul                Perkembangbiakan Aseksual  Tumbuhan Angiospermae

Tujuan :           Mengidentifikasi perkembangbiakan aseksual alami dan buatan tumbuhan angiospermae

1.      Apakah perbedaan perkembangbiakan aseksual/vegetative alami dan buatan tanaman angiospermae?

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

2.      1.. Uraikanlah secara singkat tentang (Buatkan kembali tabelnya)

No

Jenis Aseksual alami

Pengertian

3 contoh tanamannya

1

Umbi batang

 

 

 

2

Umbi akar

 

 

 

 

3

Umbi lapis

 

 

 

 

4

Stolon

 

 

 

 

5

Tunas

 

 

 

 

6

Tunas adventif

 

 

 

 

7

Rhizoma

 

 

 

 

8

Spora

 

 

 

 

 

3.      2. Tuliskanlah keuntungan yang diperoleh jika melakukan perkembangbiakan secara aseksual buatan!

……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

4.     3.  Apakah kerugian dari perkembangbiakan aseksual/vegetative buatan?.................................................

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

5.      4. Buatlah kesimpulan pembelajaranmu pada kolom komentar blog ini

 

 


Senin, 13 Juli 2020

BULETIN SEVENTEEN : Cerita Inspirasku - Melatih Sabar dengan Ikhlas




Hujan masih deras, beberapa kali cahaya kilat melintas sesar dilangit hitam. Walaupun basah, Pak Reno masih duduk dipelepah kelapa. Dentuman riak ombak menemaninya. Sesekali matanya menatap jauh dikakilangit. Terlihat kekecewaan dari raut wajahnya. Tanpa senyuman dan ujung keningnya sedikit berkerut.

Tiba-tiba kepalanya menegadah. Sebuah payung datang menaunginya.

“Reno…pulanglah. Kamu bisa kedinginan.” Kata Yuni.
 Dia hanya meraih tas lusuhnya lalu menyerahkan pada kekasihnya itu.
“Ayolah Ren!”
Ajakan Yuni akhirnya dituruti. Tangannya gemetar saat berupaya meraih tangan tambatan hatinya.
“Aku dingin Yun.”
“Nah…ayo cepatlah, sebelum kamu membeku.”

Langkah kedua insan muda itu makin cepat. Sesekali mereka harus berhenti. Pak Reno susah mengatur langkahnya.
“Berpeganglah Ren.”
“Apakah kamu kuat memapahku?”
“Kenapa sih kamu selalu ragu.”

Baru beberapa langkah…
“Nah, apa ku bilang.”
“Tidak apa-apa Ren, asal kamu mau pulang….tak apalah.”
“Kamu tidak apa-apa?”
“Hanya basah kok.”

Setelah meneguk teh panas, Pak Reno mulai membuka tas lusuhnya. Beberapa berkas dikeluarkan dengan hati-hati. Kertas yang basah bukan hanya akibat siraman hujan. Tanpa sengaja bulir air matanya jatuh. Kejadian itu berulang terus. Kesedihannya tidak tertahan saat melepaskan rekatan setiap lembar kertas itu.

“Ren…sabar ya.”
Guru muda itu hanya menggangguk.
“Jika aku yang rasakan, rasanya tidak kuat.” Sambung Yuni.
“Entalah apa yang merasuki pikiran mereka.”
“Sudalah, jangan diperpanjang lagi.”
“Tapi Yun…aku harus cerita.”
“Memangnya kenapa Ren?”
“Coba kamu lihat surat ini.”

Setelah membacanya, Yuni pun menatap kekasihnya itu.
“Sabarlah, Allah tidak tidur. Banyak harapan yang masih bisa kamu gapai.”
“Tapi…”
“Ren…banyaklah bersyukur.”
“Yun…”
“Sudalah, ikhlaskan lalu bersujudlah.”
“Pekerjaan manusia itu, Tuhan yang mengaturnya.”

Setelah menarik napas panjang, guru muda itu bangkit. Lama dia menatap wajah yang selalu dirindukan itu.

“Nah….begitu dong. Senyumanmu itu yang ku suka.”

Paling di Sukai

CARA PRAKTIK ENERGI (EK,EP DAN EM) - "Energi yang Tak Terlihat: Eksperimen Kelereng Penabrak Botol!"

  "Pernahkah kalian bertanya, mengapa sebuah bola yang diam di ketinggian bisa meluncur dengan kekuatan yang begitu besar? Halo, saya S...